facebook instagram twitter

Pengumuman : Pemberlakuan PP No 35 Tahun 2016 Tentang Jenis dan Tarif atas Jenis PNBP yang berlaku pada Kementerian Pertanian per 11 Oktober 2016 lihat disini ******* PAKTA INTEGRITAS : Kami tidak mengijinkan sedikitpun (zero tolerance) segala bentuk gratifikasi (pemberian) dalam bentuk uang, barang, hadiah, janji, fasilitas dan keuntungan lain dalam rangka pelaksanaan pelayanan karantina pertanian
Indonesian English

8p

Saat ini reptil telah menjadi pet animal (hewan kesayangan) seperti halnya anjing dan kucing. Di beberapa tempat telah banyak berdiri komunitas pecinta reptil yang beranggotakan mereka yang memelihara dan merawat reptil. Seiring dengan meningkatnya penggemar reptil maka perdagangan reptile juga meningkat. Jual beli online terhadap reptile juga mengalami peningkatan bahkan sudah merambah antar pulau.

rsz 1meeting-1217453 640

Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta telah beberapa kali menolak pengeluaran atau pengiriman paket reptil melaui Bandara Adi Sucipto yang tidak dilaporkan kepada Petugas sehingga gagal kirim. telah terjadi pengiriman hewan (reptile) melalui bandara Adisucipto yang tidak dilaporkan kepada petugas karantina lebih dari lima kali.

Pengiriman reptil melalui jasa pengiriman yang disamarkan berupa barang diantaranya ular, biawak dan buaya.   Pengirim memberikan paket dalam keadaan packing rapi dan menyatakan kepada agen jasa layanan pengiriman bahwa paket adalah  sepatu, sparepart, mainan, makanan dan lain-lain. Tentu saja pemberi jasa layanan mempercayai keterangan tersebut karena memang tidak diperbolehkan membuka paket yang akan dikirim.

Namun jangan salah, dengan kecanggihan teknologi dan pengawasan keamanan Bandara, maka setiap paket yang dikirim melalui kargo Bandara harus melewati pengecakan X-Ray. Hal ini diatur untuk memastikan barang yang dikirim adalah bahan yang tidak berbahaya dan melanggar undang-undang seperti narkoba ataupun hewan, ikan dan tanaman. Nah disini, saat melewati alat X-ray baru diketahui bahwa barang yang dikirim ternyata tidak sesuai dengan yang tertera di keterangan barang.

Pada dasarnya, perdagangan/jual beli hewan hidup antar pulau dapat dilakukan asalkan sesuai dengan undang-undang karantina dan konservasi yang berlaku. Perdagangan/jual beli hewan hidup antar pulau dapat dilakukan asalkan sesuai dengan undang-undang karantina dan konservasi yg berlaku. Menurut Undang-Undang RI No.16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan telah diatur tentang pemasukan dan pengeluaran hewan ataupun produk hewan yang berpotensi menjadi media pembawa Hama Penyakit Hewan Karantina yang dilalulintaskan di dalam wilayah Republik Indonesia.

Hewan, dalam hal ini reptil dapat dilalulintaskan asal memenuhi persyaratan yang berlaku. Reptil yang dikirim melalui Bandara Adisucipto misalnya harus disertai sertifikat kesehatan (Health Certificate) yang diterbitkan oleh Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta. Sertifikat kesehatan ini dapat diperoleh dengan memenuhi ketentuan yang berlaku yaitu dengan adanya Surat Keterangan Kesehatan Hewan dari dinas yang membidangi peternakan dan kesehatan hewan di Propinsi maupun kabupaten/kota serta Surat Keterangan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam yang menyatakan bahwa reptil tersebut tidak dilindungi undang-undang dan boleh dilalulintaskan. Jika dokumen-dokumen tersebut telah dipenuhi maka reptil dapat dibawa ke Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta untuk dilakukan pemeriksaan teknis dan administratif sehingga dapat diterbitkan sertifikat kesehatan (Health Certificate).

Jika sudah dilengkapi sertifikat kesehatan, maka reptil bisa dikirim ke daerah tujuan melalui Bandara Adisucipto dengan aman dan legal. Jangan lupa perhatikan aspek kemasan atau kandang agar reptile tetap nyaman dan tidak keluar dari tempatnya selama pengangkutan sampai ke tempat tujuan. 

    

      

     

    

       

Go to top