facebook instagram twitter

Keluarga Besar Balai Karantina Pertanian Kelas II Yogyakarta mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1438 H Minal Aidin wal Faidzin Mohon Maaf Lahir dan Batin ******* PAKTA INTEGRITAS : Kami tidak mengijinkan sedikitpun (zero tolerance) segala bentuk gratifikasi (pemberian) dalam bentuk uang, barang, hadiah, janji, fasilitas dan keuntungan lain dalam rangka pelaksanaan pelayanan karantina pertanian
Indonesian English

8p

 bae770895892363c6afc250ee6ae885e

Pada bulan Desember sampai Maret saat musim hujan biasanya banyak terjadi kasus penyakit pada kelinci seperti kelinci kembung, kelinci tidak mau makan dan berakhir dengan kematian. Kasus penyakit dan kematian pada kelinci saat musim hujan dapat terjadi karena hawa yang dingin saat musim hujan.

Secara umum sistem pemeliharaan kelinci secara harus diperhatikan, diantaranya :

Kandang yang baik

Kandang yang baik adalah: – terbuat dari bahan yang keras, liat, dan tidak mudah dikerat – mudah dibersihkan

Kandang dibuat sedemikian rupa agar kelinci tidak dapat keluar. Separuh dari lantai kandangnya dialasi bahan halus dan empuk seperti pleziglass atau semacam karpet yang mudah dibersihkan. Bahan lantai ini tidak akan melukai kaki dan bagian tubuh lainnya. Sementara setengah bagian lantai kandang lainnya dibuat dari kawat kasa yang lubang-lubangnya agak besar. Tujuannya agar feses, urine, dan sisa-sisa makanan langsung jatuh melalui lubang tersebut sehingga lantai kandang tetap bersih dan kering. Tempat minum, makan, dan buang air (literbox) sebaiknya terbuat dari bahan keramik atau kaca agar tidak mudah berkarat dan mudah dibersihkan.

Peralatan kandang tersebut dan lantai karpet harus disediakan rangkap agar tetap tersedia saat yang satunya dicuci.

Makanan dan Minuman Makanan buatan : takaran 1/4 cangkir per 2,5 kg berat badan

Makanan hijauan: rumput, kangkung, bayam, uiortel, bic, apel, dan alfalfa Sekarang makanan buatan maupun makanan tambahan untuk kelinci berupa vitamin dan mineral banyak dijual di pasar swalayan atau toko hewan. Makanan buatan berbentuk butiran keras seperti pelet atau biskuit.

Umumnya kelinci mudah menyesuaikan diri dengan makanan tersebut. Pemberiannya harus cukup karena kelebihan makanan akan menyebabkan kelinci kegemukan. Saat membelinya harus diperhatikan masa kadaluarsa yang biasanya tertera pada bungkusnya. Bungkusnya pun perlu diperhatikan jangan sampai sudah rusak karena dapat menyebabkan bau tengik.

Makanan hijauan perlu diberikan sebagai makanan tambahan. Ini dimaksudkan agar kelinci memperoleh berbagai variasi makanan dan dapat memenuhi kekurangan zat nutrisi yang tidak ada pada makanan buatan. Sebaiknya diberikan berbagai bahan makanan hijauan secara bergantian dengan makanan buatan. Pemberian hendaknya tidak terus menerus. Hal ini tidak baik bagi perkembangan kelinci. Kangkung 2-3 kali seminggu.

Untuk memenuhi kebutuhan mineral dan memperbaiki nafsu makan, kelinci dapat diberikan garam yodium yang digantungkan di kandang. Garam ini dapat dimanfaatkan oleh kelinci sebagai garam jilat..

Air minum yang bersih dan segar harus selalu tersedia. Air minum ini ditempatkan sedemikian rupa agar tidak tercemari sisa makanan, urine, atau feses. Tempat air minum sistem gantung yang airnya keluar tetes demi tetes bila dijilati adalah yang terbaik karena kebersihannya terjamin, tidak mudah tercemar, dan tidak membasahi kandang. Tempat makan dan minum harus dibersihkan dan didesinfeksi setiap 3—5 hari sekali agar kandang terhindar dari gangguan parasit seperti cacing, jamur, bakteri, dan protozoa yang dapat menginfeksi penghuninya.

Kelinci memiliki kebiasaan memakan fesesnya sendiri di waktu malam (feses malam) atau pagi-pagi sekali. Feses malam berwarna hijau muda, lunak, basah, dan berbentuk pelet. Menurut penelitian kebiasaan ini tidak perlu dilarang karena feses malam mengandung banyak protein, vitamin, dan mineral. Akan tetapi dalam kondisi khusus seperti musim hujan ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan dalam perawatan terhadap kelinci..

Perawatan kelinci saat musim hujan dapat kita tingkatkan dengan beberapa hal berikut:

  • Pemberian pakan dalam jumlah yang lebih besar serta lebih banyak mengandung proten dan karbohidrat. Pemberian vitamin untuk menjaga daya tahun tubuh kelinci seperti vitamin A, B dan C.
  • Mengurangi pemberian pakan yang basah pada musim dingin seperti ampas tahu, tetapi bekatul dapat diberikan dengan campuran air hangat.
  • Pada malam hari, kandang diberi penerangan yang lebih serta pemberian pakan hijauan tambahan.
  • Agar kelinci tidak kedinginan perlu ditambahkan selubung atau tirai pada kandang agar kelinci lebih nyaman dan tidak langsung terkena udara dingin.
  • Beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mendukung agar lingkungan kandang lebih sehat adalah:
  • Lantai dibawah kandang selalu dibersihkan dan dalam keadaan kering.
  • Ventilasi udara dikurangi tetapi sinar matahari diusahakan masuk lebih banyak (dapat dengan penggantian genting kaca).
  • Wadah pakan harus selalu dibersihkan dan diganti setiap kali pemberian pakan.
  • Air minum pagi dan soreharus selalu diganti yang baru.
  • Pembuatan jadwal kegiatan rutin yang harus dilakukan agar perawatan dapat berjalan baik dan sesuai rencana.

Apabila hal-hal tersebut dapat kita laksanakan dengan baik maka kesehatan dan daya tahan tubuh kelinci dapat tetap terjaga.

    

      

     

    

       

Go to top